Laman

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....Dakwah maksud hidup...Hidup dalam dakwah...Dakwah sampai mati...Mati dalam dakwah...InsyaAllah!!!

Cari Blog Ini

Rabu, 16 November 2011

DILARANG MENIUP MAKANAN YANG MASIH PANAS


Larangan meniup makanan yg masih panas

Seringkali kita melihat, seorang Ibu ketika menyuapi anaknya makanan yang masih panas, dia meniup makanannya lalu disuapkan ke anaknya. Bukan cuma itu, bahkan orang dewasa pun ketika minum teh atau kopi panas, sering kita lihat, dia meniup minuman panas itu lalu meminumnya. Benarkan cara demikian?
Cara demikian tidaklah dibenarkan dalam Islam, kita dilarang meniup makanan atau minuman.
Sebagaimana dalam Hadits Ibnu Abbas menuturkan “Bahwasanya Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam melarang bernafas pada bejana minuman atau meniupnya”. (HR. At Turmudzi dan dishahihkan oleh Al-Albani).
Penjelasan secara ilmiahnya (bagi yang memerlukan bukti ilmiah) adalah sebagai berikut:
Apabila kita hembus napas pada minuman, kita akan mengeluarkan CO2 atau yang disebut dengan karbon dioksida, yang apabila bercampur dengan air H20, akan menjadi H2CO3, salah satu senyawa bersifat asam hampir sama dengan cuka, menyebabkan minuman itu menjadi bersifat asam, dan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh kita untuk minum seteguk demi seteguk, jangan langsung satu gelas sambil bernapas di dalam gelas, karena dimungkinkan ketika kita minum langsung 1 gelas dihabiskan kita bernafas di dalam gelas (seperti yang tertulis pada hadist diatas) yang akan menyebabkan reaksi kimia seperti di atas.

Namun teori ilmiah tersebut masih perlu dipertanyakan kebenarannya, dikarenakan:
  1. Reaksi antara CO2 dan H2O hanya terjadi pada suhu dan tekanan tinggi. CO2 dapat larut dalam air dalam tekanan tinggi, membentuk H2CO3. pada 25 derajat celcius, Kc = 1.70 x 10-3.
  2. Untuk mencapai keseimbangan, reaksi antara CO2 dan H2O membutuhkan katalisator. Kalau tidak ada katalisator, reaksi ini akan berjalan lambat.
  3. H2CO3 merupakan asam lemah
Begitu kira- kira mengapa kita tidak boleh meniup minuman panas. 
Diambil dari http://ervakurniawan.wordpress.com/2009/03/16/larangan-meniup-akanan-dan-minuman-panas/ dengan sedikit perubahan..
Syeikh syuqaiq bin ibrohim rah berkata: “aku telah bertanya kepada 700 orang alim mengenai 5 perkara, mereka semuanya menjawab dengan jawaban yang sama”.

1. Aku bertanya: “Siapa orang yang berakal”?
Mereka menjawab: “Orang yang tidak pernah mencintai dunia.”

2. Lalu aku bertanya, “Siapa orang yang cerdas?
Mereka menjawab:”Orang yang tidak mau direpotkan dunia.”

3. Lalu aku bertanya: “Siapa orang yang kaya”?
Mereka menjawab: “Orang yang ridho dengan sesuatu yang telah ditentukan Alloh untuknya.”

4. Lalu aku bertanya: “Siapakah orang yang yang fakir”?
Mereka menjawab: ”Orang yang hatinya selalu beserta dengan tuntutan dunia”.

5. Lalu aku bertanya: “Siapakah orang yang bakhil “? Mereka menjawab: “Orang yang selalu menolak hak Alloh Ta’ala dari harta miliknya.”

(Sumber: Kitab bahjatul wasail bi syarhi masail, syakh Muhammad nawawi albantani rah, dikutip dari comment seorang teman)
copy paste from Ahliah Da'wah di 12:01 PM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar